Warung Polri Presisi ke-22, Polres Labuhanbatu Bagikan 350 Porsi

Polres  Gelar Warung Polri Presisi 350 Porsi Gratis
TRIBRATA.NET | LABURA – Polres Labuhanbatu kembali menggelar program Warung Polri Presisi sebagai bentuk kepedulian sekaligus komitmen untuk terus menghadirkan pelayanan yang dekat dengan masyarakat.

Memasuki pelaksanaan Minggu ke-22, kegiatan Warung Polri Presisi digelar di depan Lapangan Ika Bina Rantauprapat, Jalan MH. Thamrin, Rantauprapat, Jumat (4/9/2026).

Kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan makanan gratis bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ruang interaksi langsung antara jajaran kepolisian dengan warga. Melalui kegiatan itu, Polres Labuhanbatu berupaya membangun komunikasi yang lebih humanis sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Warung Polri Presisi kali ini dihadiri Wakapolres Labuhanbatu Kompol P.S. Simbolon, S.H., Kasat Lantas IPTU Muhammad Rizal, Kasipropam AKP P. Sirait, para perwira dan personel Sat Lantas, serta masyarakat.

Sejak pagi, masyarakat dari berbagai kalangan mulai berdatangan dan berkumpul di pelataran Lapangan Ika Bina Rantauprapat. Di antara warga yang mengikuti kegiatan tersebut terdapat pengemudi ojek online, petugas kebersihan, hingga penarik becak bermotor.

Kehadiran berbagai kelompok masyarakat tersebut menjadi bagian penting dalam pelaksanaan Warung Polri Presisi. Program ini tidak sekadar membagikan makanan, tetapi juga membuka kesempatan bagi personel kepolisian untuk berkomunikasi secara langsung dengan masyarakat dari berbagai latar belakang.

Sebelum pelayanan dimulai, Wakapolres Labuhanbatu bersama para pejabat utama terlebih dahulu melakukan pengecekan terhadap kesiapan kegiatan. Pengecekan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik.

Setelah memastikan kesiapan kegiatan, Wakapolres juga menyempatkan diri menghampiri masyarakat yang sedang menikmati hidangan.

Komunikasi berlangsung secara langsung melalui dialog dan tegur sapa. Momen tersebut menjadi kesempatan bagi jajaran Polres Labuhanbatu untuk membangun kedekatan dengan masyarakat dalam suasana yang lebih santai dan humanis.

350 Porsi Makanan Gratis Disiapkan

Dalam Warung Polri Presisi Minggu ke-22 tersebut, Polres Labuhanbatu menyediakan 350 porsi makanan gratis untuk masyarakat.

Menu yang disiapkan cukup beragam. Masyarakat mendapatkan nasi putih, telur, tahu goreng, ikan lele, sayur capcay, kerupuk, pisang, oatmilk, serta air mineral.

Penyediaan makanan secara gratis menjadi salah satu bentuk kepedulian yang ditunjukkan Polres Labuhanbatu melalui program Warung Polri Presisi.

Namun, sebelum makanan diberikan kepada masyarakat, personel Polres Labuhanbatu terlebih dahulu melakukan security food.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya memastikan makanan yang disajikan berada dalam kondisi higienis dan aman untuk dikonsumsi masyarakat.

Dengan demikian, rangkaian kegiatan tidak hanya berorientasi pada pembagian makanan, tetapi juga memperhatikan aspek keamanan dan kelayakan makanan yang diberikan kepada warga.

Jadi Ruang Komunikasi Polisi dan Masyarakat

Wakapolres Labuhanbatu Kompol P.S. Simbolon, S.H., mengatakan Warung Polri Presisi merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.

Menurutnya, kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana untuk mempererat hubungan dan membangun komunikasi yang humanis antara kepolisian dan masyarakat.

“Melalui Warung Polri Presisi ini, kami ingin terus hadir dan berbagi bersama masyarakat tanpa membedakan latar belakang maupun profesi. Selain berbagi makanan, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk mendengar dan berkomunikasi langsung dengan masyarakat,” ujar Wakapolres.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pelaksanaan Warung Polri Presisi tidak hanya diposisikan sebagai kegiatan berbagi makanan. Interaksi langsung dengan warga menjadi bagian dari upaya kepolisian untuk mendengar sekaligus memahami masyarakat.

Kehadiran polisi dalam ruang interaksi yang lebih terbuka juga memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai hal secara langsung. Pola komunikasi semacam itu dapat menjadi bagian dari pendekatan pelayanan kepolisian yang lebih dekat dengan warga.

Bagi masyarakat yang selama ini berinteraksi dengan polisi dalam konteks pelayanan atau penegakan hukum, kegiatan seperti Warung Polri Presisi menghadirkan ruang perjumpaan dalam suasana yang berbeda.

Pengemudi ojek online, petugas kebersihan, penarik becak bermotor, maupun kelompok masyarakat lainnya dapat berinteraksi secara langsung dengan personel kepolisian tanpa sekat formal.

Polri Hadir di Tengah Masyarakat

Pelaksanaan Warung Polri Presisi hingga memasuki Minggu ke-22 memperlihatkan keberlanjutan program tersebut di wilayah hukum Polres Labuhanbatu.

Kegiatan yang digelar di ruang publik seperti pelataran Lapangan Ika Bina Rantauprapat juga membuat program tersebut dapat diikuti masyarakat dari berbagai kalangan.

Selain mendapatkan makanan secara gratis, masyarakat memperoleh kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan jajaran Polres Labuhanbatu.

Dalam konteks pelayanan publik, komunikasi langsung antara aparat kepolisian dan masyarakat memiliki arti penting. Hubungan yang terbangun tidak hanya melalui kegiatan formal, tetapi juga dapat diperkuat melalui aktivitas sosial yang memberikan ruang bagi kedua pihak untuk saling berkomunikasi.

Warung Polri Presisi menjadi salah satu bentuk pendekatan tersebut.

Program ini juga memperlihatkan bahwa kehadiran kepolisian di tengah masyarakat tidak selalu diwujudkan melalui kegiatan penegakan hukum. Kepedulian sosial dan komunikasi dengan warga juga menjadi bagian dari upaya membangun hubungan yang lebih dekat.

Melalui penyediaan makanan gratis, Polres Labuhanbatu berupaya menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang mengikuti kegiatan.

Di sisi lain, dialog dan tegur sapa yang dilakukan Wakapolres bersama masyarakat menjadi bagian dari pendekatan humanis yang ingin terus dibangun.

Harap Kepercayaan Masyarakat terhadap Polri Semakin Kuat

Polres Labuhanbatu berharap kegiatan Warung Polri Presisi dapat terus menjadi sarana untuk memperkuat kedekatan dan kepedulian terhadap masyarakat.

Lebih jauh, kegiatan tersebut diharapkan mampu mendukung terbangunnya kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

Kegiatan pada Jumat (4/9/2026) tersebut menjadi pelaksanaan Warung Polri Presisi Minggu ke-22. Sebanyak 350 porsi makanan disediakan dan dibagikan secara gratis kepada masyarakat yang hadir di depan Lapangan Ika Bina Rantauprapat.

Di tengah aktivitas masyarakat Rantauprapat, program tersebut menghadirkan bentuk interaksi yang sederhana tetapi memiliki pesan penting: kepolisian ingin terus hadir, berkomunikasi, dan berbagi bersama masyarakat.

Dengan pendekatan tersebut, Polres Labuhanbatu berharap hubungan antara polisi dan masyarakat semakin dekat, komunikasi semakin terbuka, kepedulian semakin kuat, serta kepercayaan publik terhadap Polri terus tumbuh.

Warung Polri Presisi pun diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan berbagi makanan, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun hubungan sosial dan komunikasi yang humanis antara Polri dengan masyarakat.


PENULIS: (Greg)