Safari Jumat, Kapolres Labuhanbatu Ungkap 316 Kasus Narkotika 2026

TRIBRATA.NET | LABUHANBATU – Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya, S.I.K., M.Si., mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), dimulai dari lingkungan keluarga hingga lingkungan tempat tinggal.

Ajakan tersebut disampaikan Kapolres Labuhanbatu saat melaksanakan Safari Jumat dalam rangka program “Polri Untuk Masyarakat” di Masjid Yasin Bina Ilmu, Lingkungan Dahlia, Ujung Padang Matinggi, Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, Jumat (28/8/2026).

Safari Jumat menjadi momentum bagi Kapolres Labuhanbatu untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi secara langsung dengan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, kepolisian juga menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas dan mengajak warga berperan aktif menciptakan situasi keamanan yang aman serta kondusif.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kabagops Polres Labuhanbatu AKP Rasidin, S.H., Kasat Samapta AKP Kando Hutagalung, Ps. Kasat Lantas IPTU Muhammad Rizal, Kasi Humas AKP Aswin Irwan, S.H., Kasiwas IPTU Fajar Sidik, S.H., KBO Intelkam IPTU Izhar, Kanit Turjawali IPDA Biccar Batubara, Kanit Paminal IPDA Sukimin, personel Polres Labuhanbatu, Ketua BKM Masjid Yasin Bina Ilmu Hj. Warohmatan, S.Pd., serta para jemaah.

Usai melaksanakan salat Jumat berjemaah, AKBP Wahyu Endrajaya memperkenalkan dirinya kepada para jemaah. Kapolres juga memperkenalkan sejumlah pejabat dan personel Polres Labuhanbatu yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Dalam penyampaiannya, Kapolres menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga kamtibmas. Menurutnya, keamanan tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.

Kapolres menjelaskan, wilayah hukum Polres Labuhanbatu mencakup dua kabupaten dengan jumlah penduduk kurang lebih 950.000 jiwa. Sementara itu, kekuatan personel yang tersedia sekitar 700 personel.

Kondisi tersebut membuat dukungan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan di wilayah hukum Polres Labuhanbatu. Karena itu, Kapolres mengajak masyarakat memulai upaya menjaga kamtibmas dari lingkungan terkecil, terutama keluarga.

«“Kami memohon dukungan kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga kamtibmas, minimal dimulai dari lingkungan masing-masing dan terutama dari lingkungan keluarga,” ujar Kapolres.»

Polres Labuhanbatu Tangani 316 Kasus Narkotika

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian dalam penyampaian Kapolres adalah peredaran narkotika. Kapolres menegaskan bahwa jajaran Polres Labuhanbatu terus mengedepankan langkah tegas melalui penegakan hukum terhadap para pelaku.

Namun, pemberantasan narkotika tidak cukup hanya mengandalkan tindakan kepolisian. Peran masyarakat juga dinilai penting, terutama dalam memberikan informasi apabila mengetahui adanya dugaan peredaran narkotika di lingkungan sekitar.

Masyarakat juga diimbau ikut memberikan pemahaman kepada keluarga maupun lingkungan agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika.

Data yang disampaikan Kapolres menunjukkan, sepanjang Januari hingga akhir Agustus 2026, jajaran Polres Labuhanbatu telah menangani 316 kasus narkotika.

Penanganan ratusan kasus tersebut menjadi bagian dari upaya maksimal kepolisian dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Labuhanbatu.

Tidak hanya mengungkap kasus, kepolisian juga terus mendorong keterlibatan masyarakat untuk ikut memutus mata rantai peredaran narkotika. Informasi dari masyarakat dinilai dapat membantu kepolisian dalam melakukan tindakan terhadap jaringan maupun pelaku yang terlibat.

Dalam pengungkapan terbaru pada Agustus 2026, Polres Labuhanbatu juga berhasil mengamankan seorang kurir narkotika dengan barang bukti 30 kilogram sabu dan 20.000 butir pil ekstasi.

Pengungkapan tersebut menjadi salah satu bentuk keseriusan Polres Labuhanbatu dalam memutus jaringan peredaran narkotika, khususnya yang masuk dan beredar di wilayah hukum Polres Labuhanbatu.

Ribuan Laporan Polisi Masuk hingga Agustus

Selain persoalan narkotika, Kapolres Labuhanbatu juga menyampaikan gambaran mengenai penanganan tindak pidana secara umum.

Sejak Januari hingga Agustus 2026, tercatat sebanyak 1.553 laporan polisi yang ditangani. Dari jumlah tersebut, kasus tindak pidana pencurian menjadi salah satu perkara yang mendominasi.

Pencurian kelapa sawit menjadi salah satu jenis kasus yang banyak dilaporkan. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa persoalan keamanan di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan tindak pidana narkotika, tetapi juga kejahatan konvensional yang bersentuhan langsung dengan aktivitas dan kehidupan masyarakat.

Karena itu, keterlibatan warga dalam menjaga keamanan lingkungan menjadi semakin penting. Masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kepedulian terhadap kondisi sekitar dan segera menyampaikan informasi kepada pihak kepolisian apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas.

Warga Diingatkan Bijak Bermedia Sosial

Dalam Safari Jumat tersebut, Kapolres Labuhanbatu juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak menggunakan media sosial di tengah perkembangan era digitalisasi.

Kemudahan memperoleh dan menyebarkan informasi melalui media sosial, menurutnya, harus diiringi dengan sikap kritis. Masyarakat diminta tidak langsung mempercayai informasi yang diterima, terlebih apabila informasi tersebut belum dipastikan kebenarannya.

Kapolres mengingatkan agar masyarakat melakukan pengecekan terlebih dahulu sebelum meneruskan informasi kepada orang lain. Langkah sederhana tersebut penting untuk mencegah penyebaran informasi yang tidak benar dan berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

«“Pastikan terlebih dahulu kebenaran setiap informasi yang diterima sebelum menyebarkannya. Mari kita bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” pesan Kapolres.»

Pesan tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian mengajak masyarakat menjaga keamanan bukan hanya melalui kewaspadaan terhadap tindak kriminal, tetapi juga melalui penggunaan teknologi dan media sosial secara bertanggung jawab.

Polri Berkomitmen Hadir di Tengah Masyarakat

Program Polri Untuk Masyarakat menjadi salah satu sarana Polres Labuhanbatu untuk membangun komunikasi yang lebih dekat dengan warga.

Melalui kegiatan Safari Jumat, kepolisian tidak hanya menyampaikan pesan kamtibmas, tetapi juga membuka ruang silaturahmi dan komunikasi secara langsung dengan masyarakat.

Kehadiran Kapolres bersama jajaran di tengah masyarakat diharapkan dapat memperkuat sinergi antara kepolisian dan warga dalam menghadapi berbagai persoalan keamanan.

Polres Labuhanbatu berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi, menyampaikan pesan kamtibmas, serta membangun sinergi dengan seluruh elemen masyarakat.

Dengan jumlah penduduk kurang lebih 950.000 jiwa dan kekuatan personel sekitar 700 personel di wilayah hukum yang mencakup dua kabupaten, dukungan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan keamanan yang berkelanjutan.

Karena itu, pesan utama yang disampaikan dalam Safari Jumat tersebut tidak hanya ditujukan kepada individu, tetapi kepada seluruh masyarakat agar bersama-sama mengambil peran dalam menjaga keamanan.

Upaya menjaga kamtibmas dapat dimulai dari lingkungan keluarga, kemudian diperkuat melalui kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Termasuk dalam menghadapi ancaman narkotika, tindak pencurian, hingga penyebaran informasi yang belum terverifikasi di media sosial.

Melalui kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat, situasi keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Labuhanbatu diharapkan tetap aman dan kondusif.

Kegiatan Safari Jumat tersebut sekaligus menegaskan pendekatan Polri yang tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga membangun komunikasi, silaturahmi, serta partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan bersama.


Penulis: (Greg)